Inisiator gerakan Pesta Kita, Dinno Ardiansyah menuturkan, Erick Thohir sudah membuktikan bahwa anak muda sebagai subjek, bukan objek melalui dukungannya terhadap gerakan-gerakan positif anak muda.
Seperti terselenggaranya acara ini, ribuan anak muda berkumpul menyatakan dukungan dan menitipkan harapan kepada Erick Thohir sebagai figur yang menjadi jembatan anak muda di masa depan. Dinno menekankan perlunya kerjasama antara generasi muda.
“Kami, generasi muda, merasa pentingnya membangun jembatan, menciptakan ruang diskusi, dan menjembatani kesenjangan antargenerasi. Kami ingin memberikan suara kami, menyampaikan pendapat, dan mengambil tindakan untuk kemajuan bangsa ini,” kata Dinno saat kegiatan ‘Pesta Kita Bukan Kami Tapi Kita’ di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Minggu (15/10).
Deklarasi ‘Pesta Kita’ dilakukan Dinno bersama para pelopor lainnya. Sebuah inisiatif gerakan menjembatani figur yang dipercaya pemuda yang merasakan, dan menjembatani mereka kepada figur tadi (Erick).
“Adanya ketimpangan, akses, dengan beberapa misi yang ada. Artinya ini menjadi wadah kita. Jadi teman-teman muda yang punya ide dan gagasan, kita terbuka dan akan menyalurkannya ke Pak Erick, pesta gagasan ini untuk semua anak muda,” ujar Dinno.
