“Festival Buah Latukan salah satu realisasi dari program prioritas Lumbung Pangan. Pengembangan sentra produksi yang membentuk klaster pengembangan agribisnis kuat terintegrasi dipastikan akan meningkatkan ketersediaan buah yang diproduksi sepanjang tahun sehingga bernilai ekonomi tinggi,” ungkap Pak Bro, sapaan orang nomor dua di Kota Soto.
Diterangkan oleh anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) Desa Latukan Tejo, di Kecamatan Karanggeneng tepatnya di Latukan memiliki luas tanam 45 hektare semangka. Dari angka tersebut memiliki luas panen 45 hektare dan mampu mampu menghasilkan 1.755 ton semangka dengan provitas rata-rata 35 kuintal per hektare.
“Pada tahun ini panen kami memiliki provitas 35 kuintal per hektare untuk semangka. Sedangkan untuk varietas sunrise kita memiliki provitas 20 ton per hektare,” terang Tejo.
Selanjutnya Tejo menjelaskan adanya penurunan luas tanam dan luas panen pada tahun 2023. Hal ini dikarenakan faktor peralihan tanam dari komoditas jagung. Pasalnya, pada tahun 2022 luasan tanam mencapai 220 hektare dengan luas panen 100 hektare.
