“Itu yang kita perjuangkan menjadi fokus kita dan survei-survei ini akan terus menerus ada. Ditanyakan tiga bulan lalu, ditanyakan lagi dua bulan lalu. Dan setiap survei memotret hari itu,” ucap Anies.
Mantan Rektor Universitas Paramadina itu juga mengatakan masih banyak pemilih yang belum ditanyakan sikapnya oleh lembaga survei tersebut.
“Ditambah lagi banyak sekali dalam survei itu porsi orang yang belum menentukan sikap, tapi tidak pernah ditanyakan. Kok, masih banyak yang belum menentukan sikap,” tutur Anies.
Lebih lanjut, Anies optimistis mereka yang belum menentukan sikap itu akan mengarahkan pilihan pada mereka.
Anies juga menyinggung hasil survei pada Pilkada DKI Jakarta 2016 silam. Konon, pasangan Anies-Sandiaga Uno tak pernah diprediksi menang, tapi kenyataannya, Anies-Sandi tetap menang.
“Itu juga yang kami rasakan di Jakarta. Pengalaman pilkada Jakarta tidak ada satupun dari survei yang memprediksi akan menjadi pemenang. Ternyata, survei berbeda dengan hasil pilkada, kita lihat saja, nanti biar sejarah membuktikan,” tutupnya.(Sofian)
