Wapres juga menekankan perlunya semua industri mendorong pengembangan kompetensi, jalur karier bagi pekerja, dan optimalisasi teknologi, termasuk kesetaraan ruang dan peluang bagi perempuan dan penyandang disabilitas, serta preferensi perekrutan tenaga kerja lokal.
Dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyoroti perbaikan kondisi ketenagakerjaan Indonesia secara keseluruhan yang tercermin dari bertambahnya jumlah pekerja dan menurunnya angka pengangguran.
“Yang pasti ini bukan semata-mata hasil kerja Kementerian Ketenagakerjaan, tapi kita semua, seluruh pemangku kepentingan, ikut ambil bagian dalam pengembangan ketenagakerjaan. Kita satu kesatuan, ekosistem pembangunan ketenagakerjaan,” tandasnya.
“Kolaborasi, sinergi, dan kepercayaan di antara kita akan mempercepat penyelesaian target pembangunan, ketenagakerjaan, dan bahkan menjadi modalitas utama untuk mengatasi berbagai tantangan ketenagakerjaan ke depan,” sambungnya.
Ida Fauziyah juga menyampaikan apresiasinya kepada Huawei yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam membangun fundamental ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia melalui penciptaan hubungan industrial yang harmonis, tenaga kerja yang kompeten, bersertifikat, dan lingkungan kerja yang aman dan sehat.

