Panglima TNI lebih lanjut menjelaskan bahwa uang lauk pauk tersebut lebih rendah dari personel Kepolisian Republik Indonesia. “Apabila dibandingkan dengan Polri itu sangat jauh, Polri sudah Rp200.000 sampai Rp300.000, sehingga saya sampaikan, dan beliau menyetujui jadi sebelum 2024 mudah-mudahan terealisasi untuk ULP prajurit bisa disamakan dengan Polri,” pungkasnya. (ahmad)
