Ia pun mengajak seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kota Depok untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan mendorong batas kemungkinan dan peluang yang ada.
“Karena, di balik setiap pencapaian, ada peluang baru yang menanti. Terima kasih atas kerja keras dan dedikasi rekan-rekan semua atas kerja keras dan kesungguhan dalam melaksanakan tugas,” ujar Indra Gunawan Indra Gunawan.
Indra Gunawan juga menyinggung terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilakukan serentak dengan berbasis partisipasi masyarakat.
PTSL meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu. Terlebih PSTL menjadi program unggulan sejak 2017 dan merupakan bagian dari Rencana Strategis Kementerian ATR/BPN.
“Untuk PTSL tahun 2024, Kantor Pertanahan Kota Depok menargetkan 5000 SHAT (Sertifikasi Hak Atas Tanah),” ungkap Indra Gunawan kepada wartawan.
Berikut ini rincian dari target PTSL tahun 2024 yang telah dibahas dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) per Kelurahan:
1. Beji
- Tanah Baru: 500 bidang
- Kukusan: 500 bidang
2. Cipayung
- Cipayung Jaya: 100 bidang
- Pondok Jaya: 100 bidang
- Ratu Jaya: 750 bidang
3. Tapos
- Cilangkap: 500 bidang
- Leuwinanggung: 200 bidang
4. Bojong Sari
- Curug: 200 bidang
- Serua: 150 bidang
5. Sawangan
- Sawangan Baru: 100 bidang
- Pengasinan: 500 bidang
- Sawangan: 250 bidang
6. Pancoran Mas
- Pancoran Mas: 250 bidang
- Mampang: 250 bidang
- Rangkapan Jaya: 250 bidang
- Depok: 100 bidang
7. Cilodong
- Kalibaru: 100 bidang
- Sukamaju: 200 bidang

