“Terbukanya peluang Prabowo-Gibran menang satu putaran karena hanya butuh empat persen saja,” ujarnya.
Survei awal Desember 2023, elektabilitas Prabowo-Gibran sebesar 41.2%. Survei di akhir Desember 2023 elektabilitasnya naik menjadi 43.3%. Survei di awal Januari 2024 elektabilitasnya sebesar 46.6%. Jika dilihat dari awal Desember 2023 ke awal Januari 2024 terdapat kenaikan elektabilitas Prabowo-Gibran 5.4%.
Sehingga Prabowo-Gibran mendominasi menang di berbagai segmen pemilih. Pasangan itu hanya kalah di segmen pemilih non-muslim (Ganjar-Mahfud yang menang), kalah juga di segmen pemilih terpelajar dan Anies-Muhaimin yang menang.
Ada beberapa segmen pemilih lainnya yang pasangan Prabowo-Gibran juga kalah. Tapi mayoritas segmen pemilih sudah didominasi oleh Prabowo-Gibran. Seperti pada kategori jenis kelamin laki-laki dan perempuan serta pemeluk agama Islam.
Kemudian dari kategori pemilih partai politik (parpol), Prabowo-Gibran unggul di lima pemilih parpol yaitu Gerindra sebesar 88.5%, Golkar 63.3%, PAN 71.6%, PPP 37.3%, dan Demokrat 49.1%.
