“Tindak lanjut kondisi turap saluran Phb-nya sudah pada gompal-gompal tim Rentek (rencana teknis) SDA segera diukur perkiraan perbaikannya sepanjang saluran PHB,” katanya.
Wawan menambahkan, penanganan sementara turap longsor di Phb Penganten Ali sudah dilakukan jajaran Satpel SDA Kecamatan Ciracas sejak hari kejadian pada Kamis (11/1) sore.
Sedangkan penanganan jembatan penghubung permukiman warga yang terdampak longsor turap Phb Penganten Ali nantinya akan dikerjakan Sudin Bina Marga Jakarta Timur. “Sedangkan untuk jembatan di Bina Marga,” tambahnya.
Sebelumnya, turap Phb Penganten Ali dengan panjang sekitar tujuh meter dan tinggi 2,5 meter di RT 11/RW 06, Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Kamis (11/1) longsor.
Diduga turap longsor karena kondisinya sudah tidak kokoh, dan pengaruh kenaikan debit air Phb Penganten Ali saat hujan deras melanda yang memicu kondisi tanah labil. (Joesvicar Iqbal)

