“Saat ini tersisa dua minggu menjelang pemilihan. Jika berhasil mempertahankan tren yang di dapat, maka Prabowo-Gibran di ambang menang satu putaran saja,” tambahnya.
Selanjutnya, pada pemilih yang mempunyai media sosial (Medsos), elektabilitas Prabowo-Gibran sebesar 49.5%. Elektabilitas Anies-Muhaimin, 24.1%. Elektabilitas Ganjar-Mahfud, 20.6%.
Sedangkan di pemilih yang tidak mempunyai akun medsos elektabilitas Prabowo-Gibran sebesar 52.8%. Elektabilitas Ganjar-Mahfud, 20.8% dan elektabilitas Anies-Muhaimin, 18.4%.
Di pemilih yang menggunakan medsos, di semua saluran Prabowo-Gibran unggul. Contohnya pada pengguna WhatsApp dan Facebook.
Di pengguna WhatsApp, Prabowo-Gibran elektabilitasnya sebesar 46.6%. Anies-Muhaimin sebesar 24.3% dan Ganjar-Mahfud, 22.4%. Untuk pengguna Facebook, Prabowo-Gibran elektabilitasnya sebesar 58.7%. Ganjar-Mahfud sebesar 21.4%, sedangkan Anies-Muhaimin, 16.9%.
Pada survei bulan September 2023, popularitas Prabowo sebesar 95.3% dan kesukaan terhadap Prabowo sebesar 84.2%. Saat ini, di survei akhir Januari 2024, popularitas Prabowo naik menjadi 98.5% dan kesukaan terhadap Prabowo naik menjadi 85.5%.
