Sekadar informasi, dua brand minuman bersoda, serta tiga minuman mineral bermerek banyak luput dari percakapan publik terkait isu sampah plastik.
Yang kerap disorot dan seperti jadi bulan-bulanan justru sampah galon Le Minerale, brand lokal yang lagi naik daun, yang dianggap mengancam lingkungan karena sifatnya sekali pakai dan ukurannya relatif jumbo.
Padahal, riset justru menyebut sampah produk konsumen dengan kemasan besar justru lebih mudah dikelola dan lebih bernilai ekonomis ketimbang sampah produk konsumen yang ukuran kemasannya relatif kecil yang oleh sebagian masyarakat dianggap ‘sampah kecil’.
Terbukti dari riset, galon Le Minerale tak masuk dalam daftar produk konsumen yang sampahnya ditemukan di tempat pembuangan akhir sampah di enam kota. (ahmad)

