Ardian mengatakan suara tidak sah dalam survei ini adalah 0,5%. Sementara responden yang belum menentukan pilihan 5,3%.
“Suara tidak sah ini bisa diidentikkan dengan misalnya dia pilih dua calon, atau misalkan dia mencoblos di luar lingkaran yang disediakan sehingga suara tidak sah 0,5 dan kemudian yang tidak menjawab 5,3%,” sebutnya.
Lebih lanjut, Ardian menyebut berdasarkan survei pada awal Januari ini, Prabowo-Gibran unggul telak. Dia unggul sebanyak 24% dari Ganjar-Mahfud.
“Saat ini di awal Januari 2024 Prabowo-Gibran unggul telak dengan margin kalau misalnya kita lihat 46 dengan 24, ini di atas 21%. Jadi ada elektabilitas margin yang tinggi antara Prabowo-Gibran dengan Ganjar Pranowo maupun Anies-Muhaimin,” katanya.
Berikut hasil survei LSI Denny JA awal Januari:
Prabowo-Gibran 46,6%
Ganjar-Mahfud 24,8%
Anies-Muhaimin 22,8%
Suara tidak sah 0,5%
Tidak tahu/tidak jawab 5,3%
Indikator Politik Indonesia
Dalam survei terbaru Indikator Politik Indonesia, pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih unggul atas pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

