Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Isi Chat Santri Tewas di Ponpes Kediri: Tolong Ma, Aku Takut Ma
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Kriminal > Isi Chat Santri Tewas di Ponpes Kediri: Tolong Ma, Aku Takut Ma
Kriminal

Isi Chat Santri Tewas di Ponpes Kediri: Tolong Ma, Aku Takut Ma

Farih
Farih Published 27 Feb 2024, 23:47
Share
3 Min Read
Ilustrasi jasad. Foto: Shutterstock
Ilustrasi mayat. Foto: Shutterstock
SHARE

IPOL.ID – Bintang Bilqis Maulana (14), santri salah satu pesantren di Pondok Pesantren di Desa Kranding, Mojo tewas diduga menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh empat temannya sesama santri.

Saat ini para terduga pelaku sudah diamankan Polres Kediri Kota. Diduga pengeroyokan terjadi pada Rabu (21/2/) malam.

Dilihat dari chat terakhir Bintang, santri asal Glenmore, Banyuwangi ini sering mengatakan ke orangtuanya terkait kondisi di pondok.

Beberapa hari sebelumnya korban memang sudah mengadu ke ibunya dia tidak kerasan di pondok dan meminta pulang.

Dia juga mengirim pesan lewat WhatsApp kepada ibunya, meminta pertolongan karena merasa ketakutan dan agar segera dijemput.

“Cepet sini, aku takut maaa, maaa tolong, sini cepet jemput,” isi pesan terakhir yang dikirim oleh Bintang kepada Ibunya pada Senin, (19/2) pukul 16.28 WIB.

Melihat korban sering laporan kepada ibunya, salah satu pelaku yang juga kerabat korban lantas menegur Bintang.

Dia pun menjadi korban pengeroyokan sesama santri hingga mengalami luka lebam di beberapa bagian tubuhnya.

Nah, lima hari setelahnya, tepatnya pada Sabtu (24/2), Bintang telah meninggal dunia di dalam pesantren. Pihak Ponpes kemudian mengirimkan jenazahnya pulang kembali ke rumah.

Terlihat saat sampai rumah orangtua Bintang melihat darah tampak mengalir dari keranda mayat.

Meskipun keluarga ingin membuka kain kafan, namun tidak diizinkan oleh perwakilan pesantren.

“Katanya sudah suci jadi enggak perlu dibuka, tapi kami tetap ngotot karena curiga adanya ceceran darah keluar dari keranda, di situ perasaan saya dan ibu campur aduk,” ucap M, kakak korban.

Tetangga-tetangga yang hadir meminta agar kain kafan untuk dibuka kembali dan pihak pesantren tidak mungkin menolak permintaan keluarga Bintang.

Setelah kain kafan terbuka, anggota keluarga terkejut melihat kondisi jenazah Bintang yang mengalami luka memar di seluruh tubuhnya.

“Astaghfirullah, luka lebam di sekujur tubuh ditambah ada luka seperti jeratan leher, hidungnya juga terlihat patah, ini sudah pasti bukan jatuh, tapi dianiaya,” katanya.

Dia mengatakan, ada juga luka sundutan rokok di kaki, lebih dari satu, termasuk satu luka pada dada yang seperti berlubang.

Ibu Bintang juga mengakui jika buah hatinya itu meminta pulang namun tidak menyebut alasannya secara jelas.

“Bintang minta dijemput, ditanya alasannya kenapa, tidak disebutkan, intinya minta dijemput saja,” kata ibu Bintang. (Vinolla)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Kediri, santri tewas
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article 536d548f 8ae0 43ba 9246 fae9d234c4f4 Polisi Beber Pemicu Mantan Suami Artis Tembak Temannya di Jatinegara
Next Article Penyidik pidana khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Tanimbar saat melakukan pelimpahan dua tersangka korupsi penggunaan anggaran perjalanan Dinas pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar Tahun 2020. Foto: Seksi Penkum Kejaksaan Tinggi Maluku Diduga Korupsi Anggaran Perjalanan Dinas, Kejari Segera Tuntut Sekda Kabupaten Kepulauan Tanimbar

TERPOPULER

TERPOPULER
SPBU
Headline

Pertalite untuk Mobil di Atas 1.400 CC Bakal Dibatasi? Ini Penjelasan Pertamina

News
Ribuan Pengemudi Ojol Gelar Aksi Massa di Jakarta, Polisi Siagakan 3.067 Personel
21 May 2026, 14:49
Jakarta Raya
Demo Ojol dan Mahasiswa di Jakarta, 3.067 Polisi Disiagakan
21 May 2026, 11:45
Politik
Legislator Gerindra Kritik Keras Kasudin di DKI Lantaran Cuek Diajak Sosper dan Reses
21 May 2026, 11:59
HeadlineOlahraga
Rakernas KONI 2026, Fokus Persiapan PON dan Penyempurnaan AD/ART
21 May 2026, 14:09
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?