Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Biden Diam-Diam Setujui Lebih Banyak Bom dan Pesawat Tempur untuk Israel
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Internasional > Biden Diam-Diam Setujui Lebih Banyak Bom dan Pesawat Tempur untuk Israel
Internasional

Biden Diam-Diam Setujui Lebih Banyak Bom dan Pesawat Tempur untuk Israel

Farih
Farih Published 31 Mar 2024, 11:21
Share
3 Min Read
Snapinsta.app 431758151 293010806942808 276137584494604597 n 1080
Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Foto: Instagram
SHARE

IPOL.ID – Presiden Amerika Serikat Joe Biden secara diam-diam telah mengesahkan miliaran dolar dalam bentuk bom dan jet tempur baru untuk Israel dalam beberapa hari terakhir, menurut sebuah laporan yang diterbitkan pada Jumat (29/3).

Perang Israel di Gaza terus berkecamuk dengan kehancuran yang meluas, pengungsian dan kematian di seluruh daerah kantong pantai tersebut.

Tel Aviv telah bersumpah untuk melakukan serangannya ke kota Rafah di bagian selatan di mana sekitar 1,5 juta orang mengungsi, meskipun ada peringatan akan dampak kemanusiaan yang akan terjadi.

Dilansir Anadolu, persenjataan yang disetujui minggu ini oleh presiden AS termasuk 1.800 bom MK84 seberat 2.000 pon dan 500 bom MK82 seberat 500 pon, demikian ungkap pejabat Departemen Luar Negeri dan Pertahanan AS yang tidak disebutkan namanya kepada surat kabar Washington Post.

Departemen Luar Negeri minggu lalu menyetujui transfer 25 jet tempur F-35A dan mesin-mesinnya, seorang pejabat AS menambahkan.

Pesawat dan mesin-mesin tersebut diperkirakan bernilai sekitar USD2,5 miliar atau sekitar Rp37,9 triliun.

Penjualan ini belum diberitahukan kepada publik, dan tidak ada pengumuman terkait di situs web Defense Security Cooperation Agency di mana pemberitahuan semacam itu biasanya diposting.

Biden dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu semakin berselisih dalam beberapa minggu terakhir, yang terakhir setelah AS gagal memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata di Gaza.

Netanyahu membalas dengan tiba-tiba membatalkan kunjungan yang direncanakan ke Washington oleh delegasi Israel antar-lembaga yang akan membahas alternatif AS terhadap invasi Israel ke Rafah. Pertemuan itu kini sedang dijadwalkan ulang. Namun pertikaian itu tampaknya tidak mempengaruhi kesediaan Biden untuk terus memasok senjata kepada Israel.

Keputusan untuk diam-diam memberi lampu hijau bagi miliaran dolar senjata datang atas tuntutan dari sejumlah anggota Partai Demokrat yang mendesak Biden untuk mensyaratkan penyediaan senjata tambahan bagi Israel atas perilaku militernya dan menghilangkan hambatan bagi penyediaan bantuan kemanusiaan internasional.

Dua minggu yang lalu, setengah lusin senator dari Partai Demokrat mengirimkan surat kepada Biden yang mendesaknya untuk menghentikan penjualan senjata kepada Tel Aviv, karena hal itu melanggar undang-undang tahun 1961 yang melarang penjualan senjata kepada negara-negara yang menghalangi pengiriman bantuan Amerika.

“Amerika Serikat seharusnya tidak memberikan bantuan militer kepada negara manapun yang mengganggu bantuan kemanusiaan AS,” tulis para senator Bernie Sanders, Chris Van Hollen, Jeff Merkley, Mazie Hirono, Peter Welch, Tina Smith, Elizabeth Warren, dan Ben Ray Lujan.

“Hukum federal sudah jelas, dan, mengingat urgensi krisis di Gaza, dan penolakan berulang-ulang dari Perdana Menteri Netanyahu untuk menanggapi keprihatinan AS atas masalah ini, tindakan segera diperlukan untuk menjamin perubahan kebijakan oleh pemerintahnya,” tambah mereka. (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: israel, Joe Biden, presiden amerika serikat
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Snapinsta.app 381354624 18383288542019799 6066365916425613656 n 1080 Kabar Duka, Presenter Hilbram Dunar Meninggal Dunia
Next Article e18c90bd 7e2c 47a4 935d 754dd926a578 Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Prabowo-Gibran Lakukan Pemisahan Ditjen Pajak dari Kementrian Keuangan

TERPOPULER

TERPOPULER
t3
Telkom

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025

Kriminal
Polisi Tanggapi Viral Pocong di Cipondoh Tangerang, Diduga Modus Kejahatan
20 May 2026, 11:11
Nusantara
Dua Ruang Kelas SMAN 7 Mataram Ambruk, Lima Siswa Luka Ringan
19 May 2026, 22:26
Politik
Agresif Berantas Narkoba Libatkan Oknum Polisi, Komisi III DPR Apresiasi Ketegasan Bareskrim
20 May 2026, 08:56
Ekonomi
Dukung Asta Cita Pemerintah, PT Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia
20 May 2026, 10:50
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?