Di seri pertama, Nadine terhenti di babak kedua setelah kalah dari unggulan ketiga dari Hongkong, Hoi Hei Hui, 6-7 6-7. Ia pun finish di posisi ke-15 usai mengatasi kompatariotnya, Faye Srijaya 4-1 4-0.
Selain Nadine versus Noya, empat wakil Merah Putih lain terlibat duel saudara di perdelapan final. Karenanya tuan rumah pun telah memastikan tiga slot di babak perempat final tunggal putri pada ajang kompetisi resmi U-14 Asia ini.
Yoshelia Odelia Vicenta menantang unggulan keempat, Sofia Grace Santosa. Pada babak pertama, Yoshelia membalikkan keadaan dari kompatriotnya, Josephine Clarabelle Suryanto, 1-6 6-1 6-3. Sementara itu, Sofia lolos mendapatkan bye.
Demikian pula Gabrielle Manandus yang akan menghadapi unggulan kedelapan, Getsa Zainine. Gabrielle mengalahkan wakil Hong Kong, Yin Madelaine Ng, 6-2 7-6(4) 6-1. Sedangkan Getsa melewati kompatriotnya, Felyne Velove Pribadi, 6-1 6-0.
Tuan rumah pun masih berpotensi menambah tiga wakil ke perempat final. Ketiga putri Indonesia itu melawan petenis mancanegara di babak perdelapan final. Unggulan kedua, Johanna Nesya Rose Jaya bersiap meladeni petenis Tiongkok, Xintong Li. Non-unggukan, Aubree Kadir menghadapi wakil Kazakhstan, Yeva Kim, dan Sara Tinjani yang menantang unggulan pertama dari India, Vasundra Balaje.
Pada babak pertama, Aubree mengandaskan rekan senegeri Michelle Christie Haryanto, 7-5, 6-2. Sara menundukkan wakil Malaysia, Hii Hannah Xiang Hui, 6-1 6-2. Johanna sebagai unggulan belum bertanding sebab mendapatkan bye di babak pertama.
