IPOL.ID-Kepindahan Francesco Bagnaia ke Aprilia Racing mulai MotoGP 2027 diyakini bukan sekadar mencari tantangan baru. Menurut pengamat MotoGP Carlo Pernat, juara dunia dua kali itu membawa misi besar: mengakhiri dominasi Marc Marquez sekaligus membuktikan Ducati keliru melepasnya.
Pernat menilai, keputusan Bagnaia menerima kontrak berdurasi empat musim bersama Aprilia didasari ambisi kuat untuk kembali merebut gelar juara dunia. Bagi pembalap berusia 29 tahun itu, uang bukan lagi faktor utama.
“Di kepala Bagnaia hanya ada satu keinginan, yaitu mengalahkan Marc Marquez dan Ducati,” ujar Pernat, seperti dikutip dari Crash, Minggu.
Sebelumnya, Bagnaia santer dikabarkan bakal bergabung dengan Yamaha. Namun, pada detik-detik terakhir ia mengubah pilihannya setelah diyakinkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) Aprilia Racing, Massimo Rivola.
Menurut Pernat, Rivola berhasil meyakinkan Bagnaia bahwa Aprilia memiliki proyek yang menjanjikan dan motor yang mampu membawanya kembali ke puncak MotoGP.
