Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Ngabuburit di Pasar Rawa Bening Sekaligus Berburu Batu Cincin
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Jakarta Raya > Ngabuburit di Pasar Rawa Bening Sekaligus Berburu Batu Cincin
Jakarta Raya

Ngabuburit di Pasar Rawa Bening Sekaligus Berburu Batu Cincin

Farih
Farih Published 19 Mar 2024, 22:35
Share
3 Min Read
0567f0ac 7112 482d 81be 75728f473cd4
Suasana di kios batu pirus, saat sejumlah kolektor batu berburu batu pirus di Pasar Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur. Foto: Joesvicar Iqbal/Dok/ipol.id
SHARE

IPOL.ID – Ngabuburit atau jalan-jalan sambil menunggu bedug adzan magrib, ternyata tidak harus dilakukan dengan cara berjalan-jalan atau mengendarai kendaraan bermotor keliling kampung. Namun asyik juga dengan berjalan mengelilingi kios batu cincin di Pasar Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur.

Salah satunya dilakukan oleh Babay, 54, warga asal Klender, Duren Sawit. Dia memilih ngabuburit dengan mendatangi pusat penjualan batu cincin terbesar di Asia Tenggara ini. Alasannya untuk mencari batu cincin sekaligus mencuci ring batu cincin lamanya menggunakan cairan chrome. Ia mengaku suka mengoleksi batu akik asli Garut.

“Saya suka sekali batu akik asli Garut. Karena warnanya yang khas dan sepertinya membawa ketenangan tersendiri. Kesannya itu menjadi percaya diri dan berwibawa,” tutur Babay di Pasar Rawa Bening Jatinegara, Selasa (19/3).

Menurut dia, batu akik di Pasar Rawa Bening ini harganya bervariasi, mulai dari yang termurah Rp50 ribu hingga Rp150 juta pun ada di sini. Namun sebagai warga yang ekonominya biasa, dia hanya sanggup membeli batu akik yang harganya terjangkau.

“Kesini ya sekalian mencuci cincin lama dengan chrome. Biaya mencuci cincin juga bervariasi, sekitar Rp25-50 ribu, tergantung dari banyak variasinya,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Pasar Rawa Bening, Ahmad Subhan mengatakan, selama bulan Ramadan memang ada peningkatan pengunjung dibanding hari biasa. Jika hari biasa pengunjung sekitar 150 orang per hari maka saat Ramadan justru meningkat menjadi sekitar 200 orang. Pengunjung kebanyakan datang mulai jam 14.00-17.00 WIB.

“Apalagi kalau hari Sabtu dan Minggu, itu banyak yang datang. Termasuk turis asal Korea. Mereka banyak belanja batu cincin disini karena banyak jenis dan variannya, harganya pun relatif murah,” tukas Subhan.

Menurutnya, jenis batu cincin yang banyak dicari orang, di antaranya bacan, solar, pirus, rubi dan jenis lainnya. Termasuk turis asal Korea, ternyata juga gemar mengoleksi batu bacan. Padahal harganya juga bervariasi, mulai dari Rp300 ribu hingga Rp150 juta.

Dari hasil pengamatannya di lokasi, warga juga banyak yang datang hanya untuk mencuci cincinnya menggunakan chrome. Alasannya sederhana, agar saat mudik ke kampung halamannya saat Lebaran Idul Fitri nanti, batu cincin yang dikenakannya terlihat mewah.

“Kan ngabuburit bisa sambil berburu batu akik incaran, bisa juga cuci batu cincin biar kinclong lagi buat dipakai lebaran Idul Fitri,” pungkas Subhan. (Joesvicar Iqbal)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: batu cincin, ngabuburit, pasar rawa bening
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article hoaks Selama Pemilu 2024, Kominfo Take Down 1.971 Berita Hoaks
Next Article 00be9be4 a540 4047 a877 27e39c3a9e29 Antusiasme Jemaah dari Luar Pasar Rebo Tunaikan Salat di Masjid Tjia Kang Ho

TERPOPULER

TERPOPULER
Latihan bersama simulasi Joint Exercise Business Continuity Management System (BCMS) Tumpahan Minyak melibatkan 30 stakeholder, di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/5/2026). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Ekonomi

KSOP Tanjung Priok Inisiasi BCMS, Integrasikan 30 Stakeholder Hadapi Krisis Pelabuhan

Telkom
Laporan Keuangan Telkom Tahun Buku 2025: Telkom Bukukan Kinerja FY25 Resilience, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7 Persen
12 May 2026, 13:15
Politik
Angka Nikah Siri di Pulau Seribu Tinggi, Legislator PKS Harap Orangtua Lindungi Anak Perempuan
12 May 2026, 13:45
Ekonomi
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng BSSN Perkuat Keamanan Layanan Digital
12 May 2026, 13:21
Politik
Pembahasan RKPD 2027 Molor, Diduga Pengaruh Isu Pergantian Ketua DPRD DKI
12 May 2026, 17:51
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?