“Terkadang karyawan mengeluh harus memantau mesin-mesin otomatis ini, karena cenderung sering gagal. Dan orang-orang akhirnya ingin berbicara dengan sesama manusia, karena mereka tahu manusia mampu memroses permintaan yang lebih rumit,” ujarnya.
Robot-robot telah berperan besar dalam industri manufaktur. Tidak dapat dihindari bahwa robot akan semakin jauh menyusup ke lebih banyak industri seiring berjalannya waktu. Namun masih harus dilihat apakah dunia ini siap dengan robot pramusaji dan robot koki di restoran. (tim/voa)

