Sebanyak 250 rumah warga meliputi empat Rukun Tetangga (RT) di kawasan Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu terdampak banjir luapan Ciliwung.
Namun belum dapat dipastikan surutnya air karena tergantung pada kondisi cuaca, terlebih bila tinggi muka air pada Bendungan Katulampa dan Pintu Air Manggarai masih tinggi atau berstatus siaga.
“Kenaikan air cukup karena estimasinya dari (debit air) dari Depok (sampai ke Jakarta) cuman tiga jam, di Bogor juga hujan,” tukas Petugas Tim Reaksi Cepat BPBD DKI Jakarta, Deka.
Sebelumnya, permukiman warga di kawasan Kebon Pala, RW 04 dan RW 05, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, dilanda banjir pada Kamis (14/3). Ketinggian air merendam perumahan warga setempat mencapai 75 sentimeter (cm).
Ketua RT 13/RW 04, Sanusi mengatakan, banjir luapan Sungai Ciliwung mulai merendam permukiman warga sejak pukul 15.20 WIB dan mencapai titik tertinggi pada pukul 19.00 WIB.
“Sekarang ketinggian 75 sentimeter. Untuk rumah warga yang terdampak banjir sekitar 250 rumah, karena yang terendam ada empat RT,” ungkap Sanusi pada wartawan di Jatinegara, Kamis (14/3) malam. (Joesvicar Iqbal)

