“Selepas diterima di Yordania bantuan tersebut baru akan dikirimkan ke warga Palestina via pengiriman udara melalui alat terjun payung metode air drop. Misi pengiriman bantuan kemanusiaan ke Palestina ini merupakan salah satu implementasi dari visi TNI yang prima untuk membantu saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan bantuan di Palestina,” kata Panglima TNI.
Misi perjalanan bantuan logistik akan menempuh waktu selama 10 hari hingga pulang kembali ke tanah air. Mulai dari rute Lanud Halim Perdanakusumah, Aceh, Myanmar, India, Uni Emirat Arab, dan Yordania. Kemudian akan pulang melalui Yordania, Uni Emirat Arab, India, Myanmar, Aceh, dan Lanud Halim Perdanakusumah.
Hadir dalam Apel tersebut, Kasau, Kasal, Kasad, Pangkoopsudnas, Pejabat Utama Mabes TNI, Pejabat Utama Mabes TNI AU, Mabes TNI AL Mabes TNI AD, Kadispenau, Danlanud Halim Perdanakusuma, Pejabat Kemenlu, Pejabat Kemhan, Wakil Ketua Baznas RI. (ahmad)

