“Mungkin saat ini, katakanlah baru untuk kebutuhan sendiri atau masyarakat sekitar, tapi kalau misalnya sudah ada kelembagaannya, sudah ada Poktan (Kelompok Tani)-nya, ke depan ini mungkin juga masih punya potensi untuk dikembangkan dengan baik,” ujar Arlyana.
Sementara, Kepala Dinas KPKP Provinsi Jakarta, Suharini Eliawati, berharap langkah dilakukan Bank Indonesia bisa menginspirasi seluruh kelompok-kelompok tani lainnya untuk bergerak memberdayakan hal serupa.
“Menurut saya ke depannya dari kelompok tani bakal mengembangkan yang sudah dilakukan Bank Indonesia ini bisa menginspirasi kelompok-kelompok lain, itu yang pertama. Kedua, bagaimana kegiatan ini menjadi lebih bermanfaat,” pungkas Suharini. (Joesvicar Iqbal)

