Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Dosen dan Mahasiswa Teknik Sipil Mercu Buana Garap Pengolahan Sampah Organik Terintegrasi Sumur Biopori di Meruya Selatan
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Jakarta Raya > Dosen dan Mahasiswa Teknik Sipil Mercu Buana Garap Pengolahan Sampah Organik Terintegrasi Sumur Biopori di Meruya Selatan
Jakarta Raya

Dosen dan Mahasiswa Teknik Sipil Mercu Buana Garap Pengolahan Sampah Organik Terintegrasi Sumur Biopori di Meruya Selatan

Iqbal
Iqbal Published 25 Apr 2024, 19:30
Share
4 Min Read
Ketua Program Studi Teknik Sipil Universitas Mercu Buana, Sylvia Indriany bersama para dosen, Himpunan Mahasiswa Sipil Program Studi Teknik Sipil dan Lurah Meruya Selatan, M. Ghufri Fatchani saat giat pengabdian masyarakat 2023/2024, mengolah sampah organik terintegrasi sumur biopori di Taman Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (24/4). Foto: Ist
Ketua Program Studi Teknik Sipil Universitas Mercu Buana, Sylvia Indriany bersama para dosen, Himpunan Mahasiswa Sipil Program Studi Teknik Sipil dan Lurah Meruya Selatan, M. Ghufri Fatchani saat giat pengabdian masyarakat 2023/2024, mengolah sampah organik terintegrasi sumur biopori di Taman Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (24/4). Foto: Ist
SHARE

Selanjutnya dilaksanakan praktik di lokasi yang sudah disediakan di Taman RPTRA Meruya Selatan tersebut.

mc 2

Sylvia menyampaikan, prinsip kerja lubang resapan biopori sebenarnya sederhana yaitu lubang vertikal yang dibuat. Lalu diberi sampah organik yang akan memicu biota tanah seperti cacing dan semut dan akar tanaman untuk membuat rongga-rongga (lubang) di dalam tanah disebut biopori.

“Rongga-rongga (biopori) ini menjadi saluran bagi air untuk meresap kedalam tanah,” terang Sylvia pada awak media di lokasi RPTRA Meruya Selatan.

Baca Juga

Universitas Mercu Buana sukses menggelar Semercu Fest 2025 pada Jumat (10/10/2025) di lingkungan Kampus Universitas Mercu Buana Pejaten, Warung Buncit.
Semercu Fest 2025, Cara UMB Budayakan Inovasi di Kalangan Generasi Muda
Keren! Mercu Buana Festival ke-15 Jadi Ajang Kreativitas Anak Muda Jakarta-Toraja, Libatkan 275 Sekolah Lebih
Satu Langkah Menuju Lingkungan Sehat, Universitas Mercu Buana dan Warga Kembangan Utara Bersinergi Ubah Minyak Jelantah Menjadi Sabun

Dikatakannya, kegiatan pengabdian masyarakat itu menjadi ajang untuk mendorong inovasi dan pembelajaran berkelanjutan. Melestarikan air tanah dengan membuat biopori di rumah-rumah sebagai drainase vertikal Meruya Selatan.

“Universitas Mercu Buana Peduli Negeri, berkomitmen menjaga kemitraan berkesinambungan dengan masyarakat sekitar. Giat pengabdian masyarakat hanya merupakan salah satu langkah dari banyaknya inisiatif yang bakal terus dilakukan sebagai upaya mewujudkan perubahan positif bagi lingkungan dan masyarakat,” tutur Sylvia.

Previous Page1234Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: sampah organik, Taman RPTRA Meruya Selatan, universitas mercu buana
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article ondel-ondel DPRD Harapkan Sanksi Tegas bagi Pelaku Ondel-Ondel untuk Ngamen
Next Article Direktur Utama BRI Sunarso dalam press conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2024 di Jakarta pada Kamis (25/4/2024). Foto: Dok BRI BRI Bukukan Laba Rp15,98 Triliun, Cermati Perkembangan Global dan Lebih Fokus ke Tantangan Domestik Melalui Pemberdayaan UMKM

TERPOPULER

TERPOPULER
Aksi orangtua memberi susu kental manis (SKM) dan kopi sachet ke anak balita menuai sorotan tajam. Foto: IG @official.indeed
Nusantara

Viral! Balita Diberi SKM Berlebihan dan Kopi

HeadlineJabodetabek
Polda Metro Jaya Bongkar Judi Online Bermodus Live Konten Dewasa di Apartemen, Bisa Raup Rp 5 Miliar Sebulan
04 May 2026, 08:30
Ekonomi
Dana Murah Tembus Rp1.000 triliun, Cost of Fund BRI Turun ke 2,3 Persen pada Triwulan I 2026
04 May 2026, 09:50
HeadlineNews
Alasan Presiden Prabowo Subianto Panggil Ketua PPATK Ivan Yustiavandana di Hambalang
04 May 2026, 09:08
HeadlineNusantara
Kepala Desa Buncitan Sidoarjo Ditemukan Meninggal di Ruang Kerja
04 May 2026, 10:54
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?