Sementara itu, Pelatih Timnas Angkat Besi Dirja Wihardja menjelaskan Rizky mampu mengalahkan Rahmat Erwin baik dari snatch, clean and jerk maupun total angkatan.
Selain itu, hasil di Phuket juga membuat Rizky berhasil membuat catatan rekor dunia baru untuk angkatan total yang sebelumnnya diraih Rahmat Erwin lewat 363kg di Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Tashkent, Uzbekistan.
“Aturan Olimpiade itu satu kelas hanya boleh diisi oleh satu atlet dari satu negara yang diambil dari yang terbaik di total angkatannya dan itu Rizky,” ungkap Dirja.
“Di olahraga ada menang dan kalah, siapa yang terbaik dia yang dapat (tiket). Rizky memang punya target kalau mau lolos harus bisa mengalahkan Rahmat, strategi sudah berjalan sejak latihan,” lanjutnya.
Di sisi lain, Rizky mengaku tidak menyangka bisa lolos ke Olimpiade 2024 Paris mewakili Indonesia. Terlebih ia mengaku sempat vakum latihan selama 5 bulan pasca operasi.
“Alhamdulillah tidak menyangka bisa sesenang ini. Semua karena kuasa Allah. Perjuangan di latihan dan setelah operasi usus buntu tidak latihan 5 bulan bisa fight di sini, pecah rekor,” ujar Rizky.

