“Sementara, korban menunggu di mobil yang pecah ban di Patung Sudirman Jalan Jenderal Sudirman,” ujar Susatyo.
Setelah selesai mengantarkan es krim, Abun balik kanan ke arah Semanggi. Berdasarkan pengakuannya, Abun tidak melihat mobil yang ditunggui Zuardi karena kondisi jalanan sedang macet. Selain itu, Abun juga sempat menelepon Zuardi, tapi tidak diangkat.
Oleh karena itu, Abun langsung kembali ke kantornya berdasarkan arahan dari atasan dan melanjutkan pekerjaannya mengantar barang ke area Bekasi.
Menurut saksi Abun, rekannya tersebut menginformasikan mobil yang ditunggui Zuardi masih terparkir di pinggir Jalan Jenderal Sudirman. Abun terkejut dan mengajak B ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah berganti mobil kecil. Sesampainya di sana, mereka menemukan mobil itu masih ada di sana.
“Mobil ditemukan dalam keadaan mati mesin. Namun, kunci dalam keadaan on dan setelah dicek aki juga soak. Kemudian, kedua saksi membuka pintu samping sebelah kiri, dan ternyata korban dengan posisi telungkup sudah tak bergerak,” jelas Susatyo. (Yudha Krastawan)
