“Di dalam TPU itu sudah banjir. Jadi begitu temboknya jebol limpasan air yang keluar besar banget, kayak arus begitu. Pas kejadian bersamaan dengan hujan deras juga,” katanya.
Naril menambahkan, usai kejadian petugas dari Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur sudah datang ke lokasi untuk membersihkan puing material tembok.
Petugas juga sudah memasang sejumlah bilah bambu pada sisi makam TPU Cibubur II untuk menopang konstruksi tembok, sekaligus mencegah petak makam terdampak kerusakan.
“Petugasnya langsung datang membersihkan puing-puing tembok yang jebol. Ini sekarang juga sudah dipasangi bambu, jadi mudah-mudahan jebolnya enggak tambah parah,” ujarnya.
Terpantau di TPU Cibubur II, hingga Jumat (5/4/2024) siang, petugas Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur masih berupaya melakukan penanganan awal pada tembok yang jebol.
Warga sekitar masih membersihkan akses jalan lingkungan dan rumahnya dari ceceran tanah yang terbawa limpahan banjir luapan Phb Kali Caglak saat tembok jebol.
