Tujuan dari langkah-langkah ini adalah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor produk pertanian dan perikanan, khususnya dari Jawa dan Sulawesi.
“Mengingat 48 persen pasokan beras Kalimantan Timur berasal dari Kukar, kami menjadikan pertanian dan perikanan sebagai fokus utama,” jelas Rendi.
Menjelang relokasi Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur, Pemerintah Kukar berkomitmen untuk meningkatkan program pembangunan yang ada.
“Kami bersiap menjadi sumber utama beras dan ikan untuk Ibu Kota Nusantara yang baru di Kaltim,” tutur Rendi dengan optimisme. (Adv)

