Mendapat laporan warga petugas keamanan setempat lalu berupaya melerai keributan, hingga akhirnya perkelahian antara empat remaja itu dapat dipisahkan tanpa ada korban.
Tapi beberapa saat setelah dipisahkan, tidak jauh dari lokasi mereka justru kembali terlibat perkelahian di akses Jalan Meranti Elok II dalam keadaan disaksikan banyak remaja lainnya.
“Kejadian pindah lagi, itu ditonton, banyak sekali yang menonton. Mungkin ada 100 orang yang menonton anak-anak ketika ribut. Itu (empat perempuan) remaja tanggung,” kata Poiman.
Belum diketahui pasti identitas keempat remaja perempuan yang terlibat perkelahian, namun pengurus RW 09 Penggilingan memastikan mereka bukan warga sekitar.
Berdasar informasi saat kejadian remaja laki-laki juga sempat terlibat perkelahian, hanya saja tidak terekam warga sebagaimana keempat remaja perempuan.
“Warga banyak komplain, merasa terganggu kenyamanannya. Mereka enggak ada warga sini, warga luar,” tutup Poiman. (Joesvicar Iqbal)
