Menurutnya, pembuatan saluran dilakukan guna mengatasi genangan di lingkungan warga. Lokasi itu merupakan usulan masyarakat dan kajian teknis dari Sudin SDA agar dibuat crossingan (penghubung) untuk penanganan banjir.
“Pekerjaan fisik itu agar tidak terlalu mengganggu pengguna jalan, pekerjaan kita lakukan dengan penyempitan satu jalur bergantian. Kami mohon maaf kalau selama pembuatan saluran akan sedikit menghambat perjalanan warga yang melintas, karena ini untuk kepentingan bersama,” ungkapnya.
Untuk itu, pihak Sudin SDA juga tengah memasang spanduk di jalan untuk menyosialisasikan pembangunan yang sedianya bakal dikerjakan dalam rentang waktu, 22-26 Mei 2024.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembangunan,Sudin SDA Jakarta Timur, Tengku Saugi Zikri mengatakan, pekerjaan crossing saluran air di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Klender, panjangnya mencapai total 26 meter. Menggunakan box culvert ukuran 150×150 sentimeter (cm).
“Crossing menghubungkan saluran air di permukiman warga Jalan Bulak Raya, Klender menuju Jalan I Gusti Ngurah Rai hingga bermuara ke Kali Tegal Amba,” terangnya.
