Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Sepekan Kejadian, Imam Masjid Korban Penyerangan di Jakarta Timur Masih Trauma
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Kriminal > Sepekan Kejadian, Imam Masjid Korban Penyerangan di Jakarta Timur Masih Trauma
Kriminal

Sepekan Kejadian, Imam Masjid Korban Penyerangan di Jakarta Timur Masih Trauma

Farih
Farih Published 03 May 2024, 21:45
Share
2 Min Read
97d3c4ef 1267 4b94 aa3b 360d608888ab
Pedagang bubur kacang hijau yang juga imam masjid di RW 07, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Udin trauma akibat kasus penyerangan yang dialami. Foto: Ist
SHARE

IPOL.ID – Korban penyerangan oleh pria bersenjata tajam yakni Udin, pedagang bubur kacang hijau yang juga imam masjid di RW 07, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, saat ini masih trauma dan belum bisa berdagang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua RW 07 Bidara Cina, Mamat Sahroni mengatakan, sejak penyerangan pada Rabu (24/4) lalu, saat ini Udin masih dirundung trauma sehingga kini belum dapat beraktivitas normal.

“Kondisi Pak Udin sekarang sudah bisa jalan, bisa ngomong (komunikasi). Tapi belum beraktivitas di luar, masih di rumah saja, masih istirahat,” ujar Mamat di Jatinegara, Kamis (2/5).

Kondisi Udin yang sudah bisa berkomunikasi ini sebenarnya sudah jauh membaik dibanding saat awal kejadian, karena sebelumnya korban sulit untuk diajak berkomunikasi.

Bahkan saat awal kejadian, Udin hanya diam dan sempat menangis ketika diajak berbicara terkait kasus. Karena trauma berat akibat peristiwa penyerangan dialami saat berdagang.

“Sebelumnya kalau ketemu orang ditanya (kasus) menangis. Mungkin karena istilahnya selama hidupnya belum pernah kejadian seperti itu, mungkin ya merasa bagaimana,” tukasnya.

Sementara, terkait penanganan kasus, Mamat menambahkan, pihak keluarga dan warga RW 07 masih menunggu informasi lebih lanjut dari jajaran Polres Metro Jakarta Timur.

Sejak awal kejadian pihak keluarga Udin sudah melaporkan kasus ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), kasusnya kini ditangani jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

Selama proses pengejaran pelaku, pengurus RW 07 mengimbau warga tidak mengaitkan kasus penyerangan dialami Udin dengan suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA).

“Untuk sementara (informasinya pelaku) masih pencarian Polres, masih diburu sama Kapolres. Sekarang pelaku sudah enggak ada di wilayah, kabur entah ke mana,” tegasnya.

Sebelumnya, seorang imam masjid Baitusshodiqin yang juga pedagang bubur kacang hijau menjadi korban penyerangan saat berdagang di Jalan Tanjung Lengkong, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Korban, Udin diserang seorang pria bersenjata tajam saat sedang menjajakan bubur kacang di permukiman warga RW 07, Bidara Cina pada Rabu (24/4) sekitar pukul 08.00 WIB. Hingga gerobak dagangannya dirusak oleh pelaku yang bersenjata tajam itu. (Joesvicar Iqbal)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: imam masjid, jakarta timur, penyerangan
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article 3eb1ab8c 35e1 4640 8cbe 4b4beadf65de Wali Kota Anwar Temukan Jentik Nyamuk Saat PSN di Duren Sawit
Next Article Screenshot 5 Pemerintah Upayakan Evakuasi 9 Ribu Warga Akibat Erupsi Gunung Ruang

TERPOPULER

TERPOPULER
Sejumlah panitia HUT Gereja Santo Fransiskus Asisi Tebet, Jakarta Selatan, bersama tim konservasi museum melakukan perawatan memoles bahan alami berbagai perabot yang ada di dalam gereja Paroki Tebet pada Jumat (8/5/2026) malam. Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Jakarta Raya

Gereja Santo Fransiskus Asisi Tebet Bersolek Jelang HUT ke-60

Hukum
Aspidum Kejati Sumsel Diperiksa Bidang Pengawasan Kejagung
09 May 2026, 13:43
nofollow
Viral Video Remaja Diduga Mesum di Taman Balai Kota Panggul Trenggalek
09 May 2026, 16:33
Hukum
Pengusaha Heri Black Absen dari Panggilan KPK
09 May 2026, 10:18
Hukum
Periksa Pihak PT Len Railway Systems, KPK Dalami Bagi-bagi Fee Proyek DJKA Kemenhub
09 May 2026, 13:15
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?