“Siapkan dengan pencegahan lebih dini, pemadaman api dilakukan dengan APAR. Jika warga atau pedagang atau perkantoran ingin berlatih, kami siap memberikan pelatihan. Seperti kebakaran (los buah di Pasar Induk Kramat Jati) tadi sarana pemadaman ada dan Sumber Daya Manusia (SDM) terlatih sehingga bisa menangani api pada tahap awal hingga tidak terjadi penjalaran api,” ujar Sarono.
Sebelumnya, dua los Jaya Bangkok yang menjual buah-buahan pepaya di Pasar Induk Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, hangus kebakaran, Kamis (6/6/2024) sekitar pukul 14.29 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa kebakaran itu.
Perwira Piket Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur (Gulkarmat Jaktim), Sarono mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan adanya kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati. Petugas Damkar yang berada di pos terdekat segera merapat.
“Alhamdulillah saat petugas kami tiba di lokasi kebakaran, api sudah berhasil dipadamkan,” kata Sarono pada ipol.id di Pasar Induk Kramat Jati, pada Kamis (6/6/2024). (Joesvicar Iqbal)

