“Kalau karate itu tradisinya ada tiga. Berlatih, ujian dan bertanding. Nah tiga siklus ini agar terus dikembangkan tanpa henti dan terus dilatih agar para atlet ini terus menjadi karateka seumur hidup,” harap Prof Zudan.
“Bagaimana para atlet melatih saudaranya, melatih tetangganya, melatih anak-anaknya dan bertahan sebagai karateka. Dan semangat harus dipertahankan semangat untuk tidak mudah menyerah,” sambungnya.
Ia berharap, tahun depan seluruh kabupaten kota turut mendukung dengan menganggarkan di APBD masing-masing. Begitupun di APBD Provinsi Sulsel.
Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sulsel, Suherman, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Penjabat Gubernur Prof Zudan untuk membuka Gubernur Cup I tersebut.
Gubernur Cup I Karate ini mempertandingkan dua kategori, yakni Open dan Festival. Diikuti 75 kontingen se-Sulawesi Selatan, dengan 78 kelas pertandingan dan 2.000 lebih atlet karate.
“Ini adalah Gubernur Cup 1. Pada saat Penjabat Gubernur datang ke Makassar kami sampaikan bahwa akan diadakan Gubernur Cup 1 dan kedepannya akan ada juga Gubernur Cup selanjutnya,” imbuhnya. (adv)