Tidak hanya pelatihan dalam mengelola sampah diberikan, PNM juga memberikan pelatihan mengenai budidaya maggot.
Pelatihan itu merupakan salah satu bentuk dari tiga modal PNM. Dalam mendukung pertumbuhan ultra mikro dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). PNM memberikan tiga modal yaitu finansial, intelektual dan sosial.
Modal finansial diberikan melalui pembiayaan usaha produktif, sedangkan modal intelektual melalui pendampingan antara lain pelatihan, berbagi info dan pengalaman. Kemudian modal sosial, PNM membangun kepedulian nasabah melalui jejaring usaha dan sinergi bisnis yang mampu membantu percepatan usaha nasabah.
Arief menyampaikan bahwa bank sampah adalah strategi untuk membangun kepedulian masyarakat agar dapat ‘berkawan’ dengan sampah untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari sampah.
“Jadi bank sampah dapat berguna untuk merubah sesuatu tidak ternilai menjadi sesuatu yang berharga. Harapan saya ini bisa memberi manfaat langsung yang dirasakan tak hanya pada pilar ekonomi, namun pembangunan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat di lingkungan sekitar,” ujarnya.
