Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Menjadi  Pemimpin Era Digital di Tengah Lautan Algoritma
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Menjadi  Pemimpin Era Digital di Tengah Lautan Algoritma
Ekonomi

Menjadi  Pemimpin Era Digital di Tengah Lautan Algoritma

Timur
Timur Published 15 Jun 2024, 23:50
Share
4 Min Read
Foto: Dok. Humas Paramdina
Foto: Dok. Humas Paramdina
SHARE

IPOL.ID – Dalam zaman digital saat ini, algoritma menjadi bagian penting. Karena itu Algoritma memiliki dampak besar sekali dan penerapannya sudah dipakai oleh banyak orang.  Hal ini disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Prof Rhenald Kasali, dalam Seminar bertajuk “Becoming An Impactful and Influential Leader In Digital Era” yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Paramadina Graduate School of Communications (PGSC) Universitas Paramadina, Sabtu (8/6/2024).

“Saat ini banyak hal yang terjadi karena dilandaskan oleh algoritma. Polisi bergerak mencari pembunuh dari film Vina, dan film vina itu dibentuk dan disebarluaskan oleh dunia digital, dibicarakan secara terus menerus sehingga algoritmanya terbentuk. Begitu juga, presiden terpilih bisa dibentuk dengan algoritma,” ujar Prof Rhenald.

Dalam paparannya dia menyatakan bahwa kekuatan Tiktok ini juga luar biasa.  “Di Indonesia sudah ada pembicaraan bahwa algoritma yang paling sulit diterka adalah Tiktok, tidak mengherankan sekarang pemerintah AS, kongres ingin menghentikan Tiktok, mereka khawatir algoritma atau konten yang ada di Tiktok ini masuk kepada pikiran warga AS dan kemudian mempengaruhi pikirannya,” lanjutnya.

123Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: algoritma, Digital, Direktur Eksekutif ALGORITMA, Prof Rhenald Khasali
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Perburuan gelar juara Graha Padma Walikota Cup 2024 mencapai puncaknya pada Sabtu (15/6) siang.Partai final yang berlangsung di di GOR Graha Padma, Semarang, telah menghasilkan 11 juara dari 11 kategori yang dipertandingkan. Foto/megapro GRAHA PADMA WALIKOTA CUP 2024: Atlet-atlet PB Djarum Raih Hasil Gemilang
Next Article Ilustrasi sekulerisme dan agama di era modern. Foto: rasul70 / pexels Mengkritisi Makna Sekularisme dari Berbagai Disiplin Ilmu

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260513 WA0071
HeadlineOlahraga

AVC Men’s Volleyball Champions League 2026: Bhayangkara Presisi Hajar  Zhaiyk 3-1

Hukum
KPK Geledah Rumah Crazy Rich Asal Semarang, Diduga Terkait Korupsi di Ditjen Bea Cukai
13 May 2026, 16:15
Headline
Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat MPR Digugat ke PN Jakpus
13 May 2026, 13:45
Gaya hidup
SIAL Interfood Kembali Diselenggarakan di Indonesia Sebagai Bagian dari Jaringan SIAL Global
13 May 2026, 19:44
nofollow
Gebuk  Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Skywalke Lolos ke Semifinal AVC 2026
13 May 2026, 22:06
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?