“Dalam kegiatan itu melibatkan 100 petugas yang berkolaborasi dengan Dinas KPKP DKI Jakarta dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI),” ujarnya.
Unang menambahkan, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan di lokasi penampungan atau penjualan hewan kurban untuk memeriksa kondisi kesehatannya melalui pengecekan fisik seperti, bulu, mata, mulut, gigi, kuku, gerakan hingga umur.
“Selama pemeriksaan di lapangan berjalan dengan baik, kami jarang menemukan kondisi hewan yang sakit, hanya kurang umur saja. Hewan kurban di Jakarta Utara rata-rata sehat dan layak,” jelasnya.
Sementara, Amrullah warga Sunter Agung, selaku panitia pemotongan hewan kurban menyambut baik dan sangat berterima kasih adanya pengawasan yang dilakukan oleh Sudin KPKP Jakarta Utara. Melalui pemeriksaan dilakukan petugas, kesehatan warga terjaga dan bebas dari penyakit tertular.
“Alhamdulillah, di lokasi pemotongan kami tidak ditemukan daging atau organ hewan kurban bermasalah. Mustahik atau penerima kami pastikan dapat mengonsumsi daging kurban dengan layak dan sehat,” pungkas Amrullah. (Joesvicar Iqbal)
