“Keberangkatan kita takkan terhindarkan, sebab kita ada karena dan untuk Allah dan kepada-Nya jua kita pasti akan kembali,” tutur Mahfud.
Untuk itu, ia pun mengingatkan agar setiap manusia harus selalu berada dalam koridor kebaikan. Agar kelak ketika menghadap Sang Khalik, selalu siap dengan segala amal kebaikan yang dikerjakan.
“Amal kita lah yang akan menentukan besarnya bekal dan kendaraan apa yang akan membawa kita ke akhirat. Selamat jalan, Pak Hamzah Has,” pungkas Mahfud. (Yudha Krastawan)
