Guna keperluan penyelidikan lebih lanjut jasad YY kini sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi.
“Kita tidak bisa memperkirakan kapan korban meninggal, tapi kondisi tubuh korban sudah melepuh. Untuk berapa hari sudah meninggal itu yang bisa menyimpulkan kedokteran,” tutur Maryoto.
Terkait ada atau tidaknya barang berharga korban yang hilang, Maryoto menambahkan untuk sekarang belum dapat memastikan karena jajaran Unit Reskrim masih melakukan penyelidikan.
Namun saat proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berdasar keterangan dua rekan kerja korban, pintu indekos tempat korban ditemukan dalam keadaan tidak terkunci.
“Yang bersangkutan ngekos sendiri di sini. Ini kos sembilan kamar, baru terisi satu. Kebetulan yang mengisi adalah korban itu sendiri. Kosannya terbuka, dalam arti tidak terkunci,” tutupnya. (Joesvicar Iqbal)
