“Apa yang menjadi pondasi bernegara kita, tak lain dan tak bukan adalah Pancasila, itulah yang harus kita perkuat,” sambungnya.
Dia berharap kepada para guru untuk disebarluaskan, karena nilai tersebutlah yang menjadikan Indonesia utuh hingga saat ini. “Kenapa Indonesia masih utuh sampai sekarang, karena masyarakatnya memiliki kasih dan sayang. Jadi sesungguhnya kita itu kuat karena dalam diri Bangsa Indonesia kasih sayangnya kuat,” ujarnya.
Guru menjadi pembawa risalah kasih sayang dan toleransi untuk bangsa ini. “Jadi nanti ketika masuk sekolah, bawalah nilai kasih sayang itu, ajarkan ini, nilai Pancasila dibungkus dengan kasih sayang. Indonesia masih utuh karena ada love dan toleransi,” tuturnya.
Dia menyatakan, Sulsel siap menjadi percontohan bagaimana nilai-nilai Pancasila dibumikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof KH Yudian Wahyudi saat keynote speech menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini.
Adapun Guru SMK Negeri 4 Makassar, Abdul Azis Ully berpendapat bahwa kegiatan ini sangat diperlukan, terutama bagi guru bidang studi Pendidikan Pancasila.
