“Kami akan memperketat pengawasan dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan kampanye berlangsung fair dan sesuai aturan. Kami juga imbau masyarakat ikut aktif mengawasi,” katanya.
Ahmad menjelaskan, pada tahapan pungut hitung Pilkada yang dijadwalkan 27 november-16 Desember 2024, di momen tersebut sering kali jadi puncak ketegangan dalam proses pemilihan.
Dalam proses ini, Bawaslu Jakarta Timur menyebut akan memberi perhatian khusus di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) tersebar di 65 kelurahan.
“Kami bakal memastikan setiap proses penghitungan suara dilakukan secara transparan dan akurat, bebas dari kecurangan. Kami akan hadir di setiap TPS untuk memantau langsung,” jelasnya.
Bawaslu juga mengimbau warga terlibat aktif melakukan pengawasan.
“Lapor bila mendapati pelanggaran dalam proses pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta 2024,” pungkas dia. (Joesvicar Iqbal)

