Produk ditawarkan adalah salah satu PGTA test terbesar di dunia, yang sudah hadir di lebih dari 45 negara dan 600 institusi medis.
“Kolaborasi ini merupakan langkah revolusioner, memperluas penawaran pemeriksaan genetik untuk sistem reproduktif di Indonesia. Kami terus berusaha untuk meningkatkan aksesibilitas dan menghadirkan layanan kesehatan mutakhir dengan kualitas terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutur James Wihardja, CEO Bumame pada ipol.id, Rabu (7/8/2024).
Studi dari The Lancet menyatakan bahwa tingkat fertilitas dunia diprediksi bakal menurun. Diperkirakan 155 dari 204 negara (76%) akan memiliki tingkat kesuburan di bawah tingkat penggantian populasi pada 2050. Di Indonesia, tercatat lebih dari 7.000 siklus bayi tabung di Indonesia pada Tahun 2016, angka keberhasilannya capai 28%.
Untuk memenuhi kebutuhan akan solusi kesehatan reproduksi, Bumame menghadirkan layanan inovatif yang mudah dijangkau. Menyediakan dua jenis layanan skrining kromosom embrio, yaitu PGTA Core dan PGTA Plus.

