“Hari ini kami latihan di dua tempat yang berbeda. Terutama di main hall, ini arena yang sangat baik. Di mana kotanya, Jepang selalu memiliki fasilitas yang sangat baik. Kami harus bisa beradaptasi dengan lapangan. Saya tinggal mempersiapkan diri untuk turun bertanding besok (Selasa) pagi. Jadwalnya juga sudah ada dan kami harus menjaga kondisi saja,” tutur Fajar.
Fajar/Rian memang berharap hasil terbaik saat berlaga di Negeri Sakura ini. Keduanya juga sudah melupakan hasil yang tidak sesuai ekspektasi pada Olimpiade Paris silam. Mereka pun kini akan berikhtiar lagi.
“Hidup harus terus berjalan dan tidak boleh berhenti. Setelah gagal, kini ya harus kembali fokus dan mencoba lagi. Usaha terus dan mencoba terus sampai berhasil,” aku Rian.
Menurut Daniel Marthin, latihan di Yokohama Arena ini digunakan untuk mengembalikan kondisi dan adaptasi. “Latihan di Yokohama Arena saya manfaatkan untuk mengenakkan pukulan dan permainan. Juga untuk mengetahui arah anginnya, silau lampunya di mana dan bagaimana laju shuttlecocknya. Semua sudah siap, tinggal menghadapi pertandingan saja,” sebut Daniel.
