Ia mengatakan, luas Sulbar yang mencapai 16.878 kilometer persegi memiliki potensi perkebunan pertanian yang masih sangat luas, ditunjang dengan kondisi alam dan tanah yang subur untuk bercocok tanam.
Selain itu, Sulbar juga memiliki sembilan sungai besar tersebar pada enam kabupaten, yang akan mampu mendukung pembangunan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, budi daya ikan air tawar dan industri untuk meningkatkan pendapatan petani dan kemajuan ekonomi daerah.
Ia mengatakan, Pemprov Sulbar akan mengarahkan APBD 2025 untuk bantuan yang berdampak langsung bagi masyarakat petani dan nelayan untuk meningkatkan pendapatan kesejahteraannya.
“APBD Sulbar 2025 akan dikelola maksimal untuk meningkatkan pendapatan masyarakat petani dan nelayan dan tidak akan digunakan untuk program yang tidak berguna, agar target meningkatkan pendapatan masyarakat petani mampu dicapai, dan mendukung pembangunan ekonomi daerah,” katanya. (lumi)
