Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Pariwisata Tak Bertanggung Jawab Ancaman Bagi Biota Laut
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > News > Pariwisata Tak Bertanggung Jawab Ancaman Bagi Biota Laut
News

Pariwisata Tak Bertanggung Jawab Ancaman Bagi Biota Laut

Wilson B. Lumi
Wilson B. Lumi Published 30 Aug 2024, 16:14
Share
2 Min Read
hiu paus indonesia
Hiu Paus atau whale shark, merupakan salah satu spesis yang perlu dijaga keselamatannya dari tangan-tangan tidak bertanggung jawab. Hiu Paus kerap disebut sebagai ikan terbesar di dunia. Spesies bernama latin Rhincodon typusitu memang bertubuh jumbo, panjang pejantan dewasa umumnya 7-10 meter atau setara panjang bus pariwisata kapasitas 45 penumpang. (Istimewa)
SHARE

Sebagai spesies yang dilindungi, Iqbal mengatakan interaksi dengan hiu paus memiliki cara sendiri yang perlu disosialisasikan di setiap tempat wisata dan harus ditaati oleh wisatawan untuk memastikan kelestarian populasinya. “Ada juga kasus tertabrak kapal, tumpang tindih jalur paus dan area pelayaran,” katanya.

Indonesia sendiri memiliki beberapa area agregasi kunci dari satwa yang hidup di samudera tropis dan lautan beriklim hangat itu. Seperti di Teluk Saleh, Nusa Tenggara Barat dan Teluk Cenderawasih di Papua Barat, dengan di dua titik itu sudah terdapat pariwisata yang melibatkan hiu paus sebagai daya tarik turis.

Menurut data KI, berdasarkan penandaan satelit (tagging) yang sudah dilakukan, di Teluk Saleh terdapat sekitar 110 individu, Teluk Cenderawasih 153 individu, Kaimana 76 individu, Berau-Talisayan 80 individu dan Gorontalo 53 individu. (*)

Previous Page12
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: hiu paus, jaga kepunahan, pariwisata tak bertanggung jawab
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article BPJS Ketenagakerjaan Sediakan MLT untuk Pekerja di Perusahaan Patuh Aturan BPJS Ketenagakerjaan Sediakan MLT untuk Pekerja di Perusahaan Patuh Aturan
Next Article menlu retno Festival Wow Indonesia di AS Tampilkan Ragam Budaya Nusantara

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260518 WA0052
Jakarta Raya

Husen Minta Program Pilah Sampah Pemprov DKI Dibarengi Peran RT dan RW

Ekonomi
BPJS Ketenagakerjaan Mangga Dua dan BJB Perkuat Akses Hunian Terjangkau bagi Pekerja
18 May 2026, 20:27
HeadlineNews
Viral Dugaan Cat Calling di Kereta Garut–Purwakarta, Sekelompok Penumpang Diturunkan di Kiaracondong
18 May 2026, 17:26
Jakarta Raya
Jakarta Jadi Kota Global, Jupiter Sesalkan Sampah, Stunting dan Kekerasan Pada Perempuan Masih Tinggi
18 May 2026, 18:25
Jakarta Raya
BK DPRD DKI Bakal Laporkan Absensi Anggota Dewan ke Ketua Fraksi
18 May 2026, 19:27
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?