“Ini merupakan arahan dari bapak Presiden Joko Widodo yang saat berdiri di sini, menugaskan saya untuk menciptakan event-event budaya Nusantara maupun event-event religi dan hari ini Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Keuskupan Ruteng dan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, 170 UMKM pengisi acara telah mewujudkan apa yang telah menjadi impian dari bapak Jokowi,” katanya.
Lebih lanjut Menparekraf Sandiaga juga mengapresiasi penyelenggaraan Festival Golo Koe yang mengedepankan pariwisata inklusif.
“Saya sangat mengapresiasi karena inklusivitas ini bukan hanya dari latar belakang agama suku tapi dari teman-teman disabilitas, tadi saya melihat ada teman-teman disabilitas yang dibina dan juga ikut menampilkan produk-produk UMKMnya, terima kasih karena dalam ekonomi kreatif itu inklusivitas adalah pilar utama,” katanya.
Uskup Ruteng Mgr Siprianus Hormat Pr berharap Festival Golo Koe yang digelar setiap tahun di Labuan Bajo semakin diminati wisatawan dan peziarah dari berbagai daerah di Indonesia.
