Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Survei Ungkap Orang Amerika Semakin Khawatir Kehilangan Pekerjaan
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Survei Ungkap Orang Amerika Semakin Khawatir Kehilangan Pekerjaan
Headline

Survei Ungkap Orang Amerika Semakin Khawatir Kehilangan Pekerjaan

Farih
Farih Published 20 Aug 2024, 16:45
Share
2 Min Read
pekerja
Ilustrasi. Foto: Getty Images
SHARE

IPOL.ID – Warga Amerika Serikat (AS) semakin khawatir akan kehilangan pekerjaan mereka, demikian menurut sebuah survei baru dari Federal Reserve Bank of New York yang dirilis Senin (19/8).

Survei ekspektasi pasar tenaga kerja Fed New York pada bulan Juli menunjukkan bahwa kemungkinan yang diharapkan untuk menjadi pengangguran naik menjadi 4,4 persen secara rata-rata, naik dari 3,9 persen tahun sebelumnya dan tertinggi dalam data sejak tahun 2014.

“Faktanya, data baru menunjukkan tanda-tanda keretakan pasar tenaga kerja di berbagai metrik. Orang-orang melaporkan meninggalkan atau kehilangan pekerjaan, menurunkan ekspektasi gaji mereka dan semakin berpikir bahwa mereka perlu bekerja melewati usia pensiun tradisional,” kata The New York Times dalam laporannya tentang survei tersebut, dikutip Xinhua, Selasa (20/8).

Persentase pekerja yang melaporkan sedang mencari pekerjaan dalam empat minggu terakhir melonjak menjadi 28,4 persen, level tertinggi sejak data dimulai, naik dari 19,4 persen pada Juli 2023, katanya.

“Survei, yang menanyai sampel orang yang representatif secara nasional tentang pengalaman ekonomi mereka baru-baru ini, menunjukkan bahwa celah yang berarti mungkin terbentuk di pasar tenaga kerja,” kata surat kabar itu.

Meskipun ini hanya satu laporan, itu datang pada saat yang menegangkan, karena para ekonom dan gubernur bank sentral mengamati dengan gugup tanda-tanda bahwa pasar kerja berubah menjadi lebih buruk, katanya. (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Amerika Serikat, AS, pekerjaan
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024 Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno Terungkap, Sosok di Balik Teror KKB Nduga Ternyata Pejabat Desa
Next Article Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae Perkuat Ketahanan Perbankan, OJK Luncurkan Panduan Resiliensi Digital

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260504 WA0171
HeadlineOlahraga

Persita Tantang Borneo FC di Samarinda, Carlos Pena Bidik Tiga Poin

HeadlineJabodetabek
Info Lokasi SIM Keliling di Depok Selasa 5 Mei 2026
05 May 2026, 06:50
HeadlineOlahraga
Persija Pangkas Jarak dengan Persib usai Hajar Persijap 2-0
05 May 2026, 06:25
HeadlineNews
Kawasan Blok 15 GBK Segera di Kosongkan, Direktur Utama PPKGBK: Proses eksekusi dilakukan secara Profesional
05 May 2026, 07:19
HeadlineOlahraga
Man City Vs Everton, Pep Guardiola: Kami Memberi gol Cuma-cuma di Babak Kedua
05 May 2026, 06:18
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?