Saking ramainya para penggemar MotoGP dalam parade itu, Marquez merasa seperti seorang bintang rock. Dia benar-benar senang melihat antusiasme yang begitu besar dari para fans balapan motor paling bergengsi di dunia itu.
“Anda merasa seperti bintang rock. Fansnya semangat, MotoGP sangat besar di Indonesia. Senang bertemu semua orang dan anak-anak,” pungkas rider berusia 31 tahun itu.
Marc Marquez sendiri belum pernah finis selama mentas di Sirkuit Mandalika dalam pagelaran MotoGP Indonesia. Pada 2022 lalu, dia mengalami kecelakaan saat pemanasan dan menderita gegar otak sehingga memutuskan untuk tak mengikuti sprint dan balapan.
Sementara pada MotoGP Indonesia 2023 lalu, bintang asal Spanyol itu terjatuh dalam lap pertama sprint. Kemudian dia mengalami kecelakaan pada pertengahan balapan utama.
Oleh karena itu, MotoGP Indonesia 2024, yang digelar pada 27-29 September ini menjadi kesempatan bagi Marquez untuk kali pertama finis di Sirkuit Mandalika. Patut ditunggu bagaimana kiprahnya dengan tim satelit Ducati di trek sepanjang 4,3 km itu setelah dalam dua edisi terakhir dia tak pernah finis dengan Repsol Honda.

