Berdasar data dari Badan Geologi, wilayah itu dominan tersusun oleh tanah lunak dan sedang pada morfologi dataran hingga dataran bergelombang, serta tanah keras pada morfologi perbukitan. Gempa ini termasuk dalam kategori dangkal, dengan kedalaman hiposenter 10 km, dan diperkirakan terkait dengan aktivitas sesar aktif, khususnya sesar Sangkulirang-Mangkaliat di wilayah Berau.
Abdul Muhari berpesan, BNPB mengimbau warga masyarakat untuk tetap waspada terhadap gempa susulan dan selalu mengikuti arahan dari petugas BPBD setempat. Bangunan yang rusak harus segera diperiksa lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk memastikan keamanan.
“Masyarakat diharapkan segera memeriksa kondisi bangunan, terutama struktur yang mungkin mengalami keretakan atau kerusakan akibat guncangan gempa,” pesan Abdul Muhari. (Joesvicar Iqbal)
