Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Hasil Ekshumasi Afif Maulana: Meninggal Akibat Jatuh dari Ketinggian
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Hasil Ekshumasi Afif Maulana: Meninggal Akibat Jatuh dari Ketinggian
Headline

Hasil Ekshumasi Afif Maulana: Meninggal Akibat Jatuh dari Ketinggian

Farih
Farih Published 26 Sep 2024, 20:55
Share
3 Min Read
Jumpa pers penyampaian hasil analisis kematian Afif Maulana. Foto: Humas Polri
Jumpa pers penyampaian hasil analisis kematian Afif Maulana. Foto: Humas Polri
SHARE

IPOL.ID – Perhimpunan Dokter Forensik Medikolegal Indonesia (PDFMI) menyampaikan hasil analisis kasus kematian siswa SMP di Padang, Sumatera Barat, Afif Maulana (13) yang sebelumnya diduga tewas karena dianiaya polisi.

Ketua Tim Ekshumasi FDFMI, Ade Firmansyah mengemukakan, berdasarkan ekshumasi, autopsi dan analisis bukti-bukti, Afif meninggal akibat terjatuh dari ketinggian, bukan dianiaya.

Dia menyebut, Afif jatuh dari ketinggian 14,7 meter. Meskipun saat itu ada yang menolongnya, namun kemungkinan hidupnya pun sangat kecil.

“Dari hasil penelusuran kami, penyebab kematian almarhum adalah cedera berat di beberapa area, terutama di bagian pinggang, punggung, dan kepala, yang menyebabkan patah tulang di bagian belakang kepala dan luka serius pada otak. Ini adalah hasil dari cedera tumpul yang terjadi akibat jatuh dari ketinggian,” paparnya dalam keterangan tertulis, Kamis (26/9).

Berdasarkan data dan pemeriksaan di jembatan Kuranji, penyidik menemukan adanya luka lecet dibahu kiri, dan robek di bagian kaki kiri. Luka tersebut dipastikan muncul saat Afif masih dalam kondisi hidup hingga kemudian terjatuh.

“Maka sebetulnya bagi setiap orang yang berkendara bersama, maka seharusnya, akan menerima bahaya yang sama apalagi dengan posisi jatuh ke arah kiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada sample tulang ditemukan adanya tanda intravital pada kepala, jaringan otak, tulang hidung dan tulang kemaluan.

Hal tersebut disebabkan oleh panic high atau tekanan tinggi, sesuai dengan perhitungan tinggi jembatan, berat badan Afif dan tekanan yang dihasilkan.

Dalam tubuh Afif juga terdapat luka di bagian iga belakang akibat benturan. Dari benturan itu juga, tulang sumsum Afif tertarik dan mengakibatkan cederanya batang otak.

Tim forensik, kata dia, tidak menemukan kesesuaian antara luka di tubuh Afif dan dugaan adanya penganiayaan. Sebab, tidak ada luka di bagian kepala.

“Energi potensial sebesar ini memang akan melebihi toleransi tubuh manusia. Dimana di daerah kepala itu batasannya 1.800 joule, di daerah leher 1.800-2.300 joule, untuk daerah dada sebesar 60 joule, daerah tungkai, lebih dari 80 ribu joule,” urainya.

Diberitakan sebelumnya, Afif ditemukan tewas pada 9 Juni 2024 di bawah jembatan Batang Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat.

Luka lebam di tubuh Afif kemudian memunculkan dugaan bahwa korban meninggal akibat disiksa anggota Sabhara Polda Sumbar yang patroli pencegahan tawuran. (far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Afif Maulana, ekshumasi
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Ilustrasi rokok. Foto shutterstock Pemerintah Tak Naikkan Cukai Rokok pada 2025, Koalisi: Langkah Mundur Perlindungan Publik
Next Article Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo Kapolri di HUT Lalu Lintas: Geng Motor Masih Jadi PR Besar

TERPOPULER

TERPOPULER
Ilustrasi demo aksi ojol. Foto: IG @keluhkesahojol.id
News

Ribuan Pengemudi Ojol Gelar Aksi Massa di Jakarta, Polisi Siagakan 3.067 Personel

Tekno/Science
VIDA Ingatkan Risiko Penipuan Digital Kian Canggih, Berikut Tips Berkurban Aman dan Nyaman
21 May 2026, 19:20
HeadlineHukum
Kejagung Dalami Regulasi Terkait Korupsi Ekspor CPO POME
21 May 2026, 15:08
Telkom
Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026
21 May 2026, 15:46
Jakarta Raya
Sampah Mangkrak di Perkampungan Warga, Yuke Minta Pemprov Ambil Tindakan Cepat
21 May 2026, 13:59
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?