Sehingga menurutnya, ini bukan soal kepercayaan diri semata bisa membawa pulang 8 emas, tapi ini artinya ikhtiar dan usaha maksimal mereka menjadi hasil yang berbuah bagus. Kuncinya adalah banyak-banyak bertanding, memanfaatkan kejuaraan yang digelar baik secara nasional maupun internasional.
“Banyak bertanding sebenarnya adalah pengalaman yang penting untuk menunjang peningkatan performa atlet dan pelatih. Tapi saya lihat saat ini di luar Pulau Jawa sudah banyak berkembang dan juga perwakilan zona tiga, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara sekarang sudah bisa mendapatkan medali juga, jadi senang karena medali bisa tersebar di beberapa kontingen,” imbuhnya.
Harapannya, cabang arung jeram tetap bisa dipertandingan pada PON berikutnya di Nusa Tenggara Barat (NTB)-Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2028. Serta, lebih meningkat lagi dalam sisi pembinaan atletnya untuk kontingen-kontingen daerah lainnya.
Masih mendominasi
Dominasi Jawa Barat di nomor slalom R6 ini tak terbantahkan. Putri Jawa Barat konsisten menempati posisi teratas di dua heat dengan hasil catatan waktu terbaik 4 menit 01,06 detik. Kemudian diikuti oleh Jawa Tengah yang juga sama-sama menghasilkan posisi terbaik kedua dengan hasil akhir yang terpaut cukup jauh dengan raihan Jawa Barat, yakni 4 menit 39,52 detik.
