Menurutnya, perayaan ini bukan hanya sesaat. “Insya Allah akan menjadi annual event, tiap tahun dengan berbagai kegiatan, di mana keluarga besar dari masyarakat Tionghoa ini juga menjadi pionir yang pertama untuk mengadakan kegaitan-kegiatan seperti ini,” tandas Sylviana.
Menutup rangkaian festival, para tamu undangan dan pengisi acara berparade ke luar ruangan sambil membawa lampion untuk menikmati indahnya langit malam yang diterangi rembulan.
Andre berharap, kegiatan yang sudah dirintis hingga terlaksana untuk kedua kalinya ini, terus bergulir ke depannya dengan dukungan stakeholder-stakeholder, dan sponsor-sponsor baru, sehingga festival ini menjadi festival yang berkelanjutan. (Rian)
