Hendry Ch Bangun menambahkan bahwa kondisi media saat ini menjadi tantangan tersendiri. “Penelitian Dewan Pers beberapa tahun lalu menunjukkan hanya sekitar 30 persen media di Indonesia yang tergolong sehat,” kata Hendry. Ia menyoroti rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) di media, yang lebih fokus pada kuantitas berita daripada kualitas.
Keduanya sepakat bahwa kesejahteraan wartawan berperan besar dalam menentukan kualitas informasi yang disajikan ke publik. Hendry menyoroti bahwa banyak media besar dikuasai oleh pengusaha yang juga aktif di partai politik, sehingga memengaruhi independensi pemberitaan.
Sebagai solusi, mereka mengusulkan agar pemerintah berperan lebih aktif dalam meningkatkan kompetensi wartawan. Langkah ini bisa diwujudkan melalui pelatihan dan pendidikan yang difasilitasi oleh Dewan Pers dan organisasi profesi. Selain itu, dukungan finansial seperti subsidi iklan pemerintah juga diharapkan dapat membantu media konvensional yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi.
