“Program temu bisnis seperti ini perlu untuk dilanjutkan demi mewujudkan misi tersebut. Peningkatan pemakaian produk dalam negeri diharapkan dapat meningkatkan industrialisasi dan berkontribusi pada PDB (Produk Domestik Bruto) minimal sebesar 30 persen,” tutup Budi.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan dalam kesempatan yang sama mengungkapkan Temu Bisnis P3DN VIII menjadi bagian dari program yang dapat diwariskan ke pemerintahan selanjutnya sebagai program yang menguatkan digitalisasi pada pengadaan barang dan jasa di dalam negeri.
Ia tak lupa mengapresiasi semua pihak yang terlibat pada pengembangan e-katalog yang pada awalnya hanya memiliki 50.000 item kini telah berkembang pesat menjadi 9,4 juta item menandakan digitalisasi dapat menumbuhkan produk dalam negeri.
“Di akhir pemerintahan ini, saya ingin evaluasi baik untuk teman-teman di pusat maupun daerah, ini sangat membanggakan dan saya pikir ini akan menjadi satu legacy dari pemerintah saat ini dan akan diteruskan oleh pemerintahan yang akan datang,” kata Luhut. (*)
